Awal tahun 2023 memberikan aku cerita baru yang tak pernah aku sangka. Allah memberiku amanah baru sekaligus pekerjaan setalah aku lulus. Aku tak pernah menyangka bahwa Allah akan arahkan aku ditempat ini. Awalnya, aku hanya iseng melamar pekerjaan dipesantren Sabtu Ahad, karena aku ingin memaksimalkan waktuku untuk kegiatan yang bermanfaat. Selain itu, aku juga ingin menabung dari hasil kerja kerasku sendiri. Sebelum aku kerja dipesantren ini, aku lebih dahulu kerja di MTS khadijah, SD aisyiah dan tutor bimbel bahasa Inggris Bintang Malang raya. Semua itu hampir tak ada hubunganya sekali dengan bidangku selama kuliah, kecuali bimbel. Dari sini aku paham, bahwa Allah masih menginginkan diriku untuk mengimplementasikan ilmuku selama di asrama saat aku SMA. Secara kasat mata memang tidak relate sama sekali. Tapi, mudah-mudahan ini bisa menjadi bekal akhirat kelak ketika aku pulang ke rumahMu ya Rabb, aamiin. Sewaktu aku bekerja di MTS, aku berangkat di hari senin-rabu. Setelah itu, melanjutkan mengajar di SD.untuk mengajarkan tahfidz Al-quran. lagi-lagi tak ada hubunganya sma sekali dengan jurusanku. Namun, semua itu ada hubungan dengan agama. Semoga bisa menjadi amal yang diterima oleh Allah dan menjadi salah satu jalan menuju syurgaMu ya Rabb. Sepulang dari SD, aku melanjutkan untuk menyiapkan materi bimbel, selepas magrib sampai selepas isya. Rasanya capek, tapi aku tau pasti orang tuaku lebih capek. Selain itu, aku juga bersamaan mengerjakan skripsi. Terkadang aku mengeluh karena skripsi harus revisi, tapi besok harus berangkat mengajar.
Beberapa waktu bulan kemudian, karena aku merasa terlalu lelah. aku melepaskan untuk tidak mengajar bimbel lagi. Tidak lama, aku melamar pekerjaan di BIPA sebagai tutor bahasa Indonesia. Kembali lagi bukan bahasa inggris yang ku ajarkan. Namun walau begitu, aku berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris dengan si bule asal uzbekistan. Setidaknya, aku memiliki kesempatan untuk bisa menggunakan ilmu berbahasa asing dengan orang asing. Kesempatan yang langka, maka aku memaksimalkan dengan sebaik yang aku bisa. Singkat cerita, ternyata selama mengajar tidak ada desas-desus amplop bulanan hihi. Sedikit sedih mendengarnya, akan tetapi semua itu terlupakan dengan keseruan mengajar dan belajar. Sampai akhirnya aku memutuskan untuk kembali melamar pekerjaan yaitu di PSA. Harapanya, bisa mendapatkan pengalaman dan juga uang tambahan heheh. Alhamdulillah, aku diterima di pesantren ini. Aku kembali harus beradaptasi dengan orang baru, santri baru dan lingkungan baru.
Aku bersyukur meskipun prestasiku belum setinggi mereka diluar sana. CVku sudah mulai memiliki nilai jual dan bisa menghasilkan uang dari ilmu yang aku pelajari. Aku juga berusaha mengikuti beberapa perlombaan dan kegiatan. Ternyata perlahan CVku semakin penuh tulisan dan berbagai pengalaman aku lalui. Tidak terasa, setidaknya aku mulai bisa mendapatkan uang dari keringatku sendiri. Aku jadi ingat, dulu aku pernah berdoa. Jikalau motorku datang, aku berharap bisa mendapatkan pekerjaan, karena dengan adanya sepeda motor tentunya akan memudahkanku untuk bisa kemana-kemana. Tepat motorku seminggu sebelum datang aku sudah diterima sebagai pengajar mata pelajaran muatan lokal. MasyaAllah tabarakallah, Sungguh rencanaMu sangat indah ya Rabb.
Ceritanya agak loncat ya hihi, lanjut. Setelah 1 bulan aku bekerja di PSA, Allah mempercayakan aku untuk menjadi wali kelas yang tentunya gajinya berbeda dengan saat dulu aku masih menjadi pengajar baru. Ya Rabb begitu luar biasa kuasaMu, lagi lagi aku diluluhkan oleh skenario terbaikMu. Semua ini tentunya akan ada tanggung jawab baru yang harus aku emban. Semoga Engaku lapangkan jiwaku, Engkau mampukan aku menjadi lebih dewasa, kepemimpinanku semakin matang, kebijaksanaan dan keadilan dalam bertindak lebih mantap, bersikap maupun mengambil keputusan senantiasa lebih dipertimbangkan. Ya Allah dengan amanah baru ini, mampukan aku bersikap bijak, berkata baik dan bersikap berwibawa. Mampukan aku menjadikan contoh teladan yang baik bagi siapapun yang melihatnya bukan menjadi contoh yang buruk apalagi membawa keburukan. Belum lama aku menjadi wali kelas, kembali lagi Allah Maha baik. Aku mendapatkan kesempatan untuk tinggal di perumahan komplek secara gratis bersama dengan pengajar lainya. Pemilik rumah ini merupakan orang baik nan dermawan, orang yang sederhana tapi masyaAllah luar biasa kontribusinya untuk agama. Nantinya rumah ini akan menjadi rumah tahfidz sekaligus pesantren sabtu ahad. Tidak hanya itu, ustadz dan ustadzah mempercayakan aku menjadi ketua asrama dan menghandle rumah tahfidz yang akan dibuka setelah lebaran ini. Ya Rabb, begitu indah episode perjalanan yang engkau gariskan.
Tak lama, karena aku tahu ini adalah amanah yang semoga bisa menjadi ladang dakwah. Berlomba-lomba dalam kebaikan. Bertemu dengan tetangga yang berilmu agama dan dunia namun tak jumawa merupakan pertemuan yang sangat berharga dan mendamaikan jiwa ya Rabb. Selain itu, dari story sahabat yang baik, aku mendaftarkan diriku untuk menggunakan ijazahku setelah lulus menjadi guru bahasa Inggris disalah satu ma'had. Belum kering ijazahku dari toko foto copy, Allah beri kejutan aku diterima dengan modal memberikan CV terbaruku. Ya Rabb, dibalik ini semua aku yakin ada doa orang tua yang begitu tulus hingga menebus langit dan menggetarkan arsyMu ya Allah. Maka, izinkan aku untuk membahagiakan mereka yang selalu memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya. aku tau mereka tak sempurna ya rabb, tapi Sungguh berikanlah cahaya didalam hatinya, senyum bahagia yang snenatiasa menghiasai wajahnya atas pengorbanan mereka yang tulus untuk anak-anaknya. Ya Rabb. Aku anak pertama, aku memiliki adik dan juga sepupuku yang manis nan tampan. izinkan aku menjadi kakak yang mampu menjadi teladan dan inspirasi untuk adik-adiku ya Rabb. Permudahlah aku dalam memperbaiki ibadahku ya rab, lancarkanlah rezeki ku Ya Rabb, Mudahkanlah aku dalam menggapai cita-citaku dan mimpiku, pekerjaan dengan gaji yang lebih dari cukup, kesehatan yang senantiasa menyertai ya Rabb. Aaamiin
